Translate

Tampilkan postingan dengan label Ilmu Alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ilmu Alam. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Agustus 2011

Lele

Lele
Rentang fosil: Pliosen Bawah - Kini
Lele 
kampung, Clarias batrachus
Lele kampung, Clarias batrachus
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Siluriformes
Famili: Clariidae
Genus: Clarias
Scopoli, 1777
Spesies
Banyak, lihat pada teks.
Sinonim
  • Chlarias Scopoli, 1777
  • Macropteronotus La Cepède, 1803
  • Clarias Cuvier, 1816
  • Cossyphus M’Clelland, 1844
  • Phagorus M’Clelland, 1844
  • Dinotopteroides Fowler, 1930
  • Prophagorus Smith, 1939
  • Anguilloclarias Teugels, 1982
  • Brevicephaloides Teugels, 1982
  • Clarioides Teugels, 1982
  • Platycephaloides Teugels, 1982
Lele atau ikan keli, adalah sejenis ikan yang hidup di air tawar. Lele mudah dikenali karena tubuhnya yang licin, agak pipih memanjang, serta memiliki "kumis" yang panjang, yang mencuat dari sekitar bagian mulutnya.

Nama-nama lele di Nusantara

Lele, secara ilmiah, terdiri dari banyak spesies. Tidak mengherankan pula apabila lele di Nusantara mempunyai banyak nama daerah. Antara lain: ikan kalang (Sumatra Barat), ikan maut (Gayo dan Aceh), ikan sibakut (Karo), ikan pintet (Kalimantan Selatan), ikan keling (Makassar), ikan cepi (Sulawesi Selatan), ikan lele atau lindi (Jawa Tengah) atau ikan keli (Malaysia).
Di negara lain dikenal dengan nama mali (Afrika), plamond (Thailand), gura magura (Srilangka), ナマズ (Jepang) dan 鲇形目 (Tiongkok). Dalam bahasa Inggris disebut pula catfish, siluroid, mudfish dan walking catfish. Nama ilmiahnya, Clarias, berasal dari bahasa Yunani chlaros, yang berarti ‘lincah’, ‘kuat’, merujuk pada kemampuannya untuk tetap hidup dan bergerak di luar air.

Pemerian

Ikan-ikan marga Clarias dikenali dari tubuhnya yang licin memanjang tak bersisik, dengan sirip punggung dan sirip anus yang juga panjang, yang kadang-kadang menyatu dengan sirip ekor, menjadikannya nampak seperti sidat yang pendek. Kepalanya keras menulang di bagian atas, dengan mata yang kecil dan mulut lebar yang terletak di ujung moncong, dilengkapi dengan empat pasang sungut peraba (barbels) yang amat berguna untuk bergerak di air yang gelap. Lele juga memiliki alat pernafasan tambahan berupa modifikasi dari busur insangnya. Terdapat sepasang patil, yakni duri tulang yang tajam, pada sirip-sirip dadanya. 

Habitat dan perilaku

Lele tidak pernah ditemukan di air payau atau air asin, kecuali lele laut yang tergolong ke dalam marga dan suku yang berbeda (Ariidae). Habitatnya di sungai dengan arus air yang perlahan, rawa, telaga, waduk, sawah yang tergenang air. Bahkan ikan lele bisa hidup pada air yang tercemar, misalkan di got-got dan selokan pembuangan.
Ikan lele bersifat nokturnal, yaitu aktif bergerak mencari makanan pada malam hari. Pada siang hari, ikan lele berdiam diri dan berlindung di tempat-tempat gelap. Di alam, ikan lele memijah pada musim penghujan. Mengenai pertumbuhan lele,walaupun biasanya lele lebih kecil daripada gurami umumnya,namun ada beberapa jenis lele yang bisa mencapai panjang 1-1,5 m dan beratnya bisa mencapai 2 kg,contohnya lele Wels dari Amerika.

Kegunaan


Lele dumbo
Banyak jenis lele yang merupakan ikan konsumsi yang disukai orang. Sebagian jenis lele telah dibiakkan orang, namun kebanyakan spesiesnya ditangkap dari populasi liar di alam. Lele dumbo yang populer sebagai ikan ternak, sebetulnya adalah jenis asing yang didatangkan (diintroduksi) dari Afrika.
Lele dikembangbiakkan di Indonesia untuk konsumsi dan juga untuk menjaga kualitas air yang tercemar. Seringkali lele ditaruh di tempat-tempat yang tercemar karena bisa menghilangkan kotoran-kotoran. Lele yang ditaruh di tempat-tempat yang kotor harus diberok terlebih dahulu sebelum siap untuk dikonsumsi. Diberok itu ialah maksudnya dipelihara pada air yang mengalir selama beberapa hari dengan maksud untuk membersihkannya.
Kadangkala lele juga ditaruh di sawah karena memakan hama-hama yang berada di sawah. Lele sering pula ditaruh di kolam-kolam atau tempat-tempat air tergenang lainnya untuk menanggulangi tumbuhnya jentik-jentik nyamuk.

Produksi di Indonesia

Lele adalah ikan budidaya air tawar yang sangat populer. Produksi budidaya meningkat tajam tiap tahun, selama lima tahun terakhir, antara lain karena luasnya pasar bagi lele. Lele disukai konsumen karena berdaging lunak, sedikit tulang, tidak berduri, dan murah. Dari sisi budidaya, lele relatif tidak memerlukan banyak perawatan dan memiliki masa tunggu panen yang singkat.
Pengolahan yang paling populer adalah dengan digoreng, dan disajikan sebagai pecel lele. Bentuk pengolahan lain adalah dengan diberi bumbu mangut (mangut lele).
Produksi lele budidaya di Indonesia
Tahun Jumlah produksi dalam ton


2004 51.271
2005 69.386
2006 77.272
2007 91.735
2008 108.200

Jenis-jenis lele dan penyebarannya

Ada sekitar 55–60 spesies anggota marga Clarias. Dari jumlah itu, di Asia Tenggara kini diketahui sekitar 20 spesies lele, kebanyakan di antaranya baru dikenali dan dideskripsi dalam 10 tahun terakhir. Berikut ini adalah daftar spesies menurut Ferraris, 2007.

Clarias batrachus

Lele dumbo yang masih kecil
 

    Tumbuhan Obat

    Urut: Genus spesies Nama umum Famili
    Jahe
    Jahe
    Zingiber officinale
    Lengkuas
    Lengkuas
    Alpinia galanga
    Lengkuas 
Merah
    Lengkuas Merah
    Alpinia purpurata
    Pacing
    Pacing
    Costus megalobrachtea
    Gandasuli
    Gandasuli
    Hedychium coronarium
    Kencur
    Kencur
    Kaempferia galanga
    Bunga 
Pagoda
    Bunga Pagoda
    Clerodendron paniculatum
    Sinyo 
Nakal
    Sinyo Nakal
    Duranta repens
    Tahi 
Ayam
    Tahi Ayam
    Lantana camara
    Nasturtium
    Nasturtium
    Tropaeolum majus
    Mahkota 
Dewa
    Mahkota Dewa
    Phaleria macrocarpa
    Teh
    Teh
    Camellia sinensis
    Cemara 
Sumatra
    Cemara Sumatra
    Taxus sumatrana
    Kakao
    Kakao
    Theobroma cacao
    Cabai
    Cabai
    Capsicum annum
    Cabai 
Rawit
    Cabai Rawit
    Capsicum frutescens
    Terung 
Belanda
    Terung Belanda
    Cyphomandra betacea
    Kecubung 
Gunung
    Kecubung Gunung
    Datura suaveolens
    Ceplukan
    Ceplukan
    Physalis angulata
    Ceplukan 
Peru
    Ceplukan Peru
    Physalis peruviana
    Sawo 
Kecik
    Sawo Kecik
    Manilkara kauki
    Tanjung
    Tanjung
    Mimusops elengi
    Matoa
    Matoa
    Pometia pinnata
    Rambutan
    Rambutan
    Nephelium lappaceum
    Inggu
    Inggu
    Ruta angustifolia
    Jeruk 
Purut
    Jeruk Purut
    Citrus hystrix
    Kemuning
    Kemuning
    Murraya paniculata
    Jeruk 
Kingkit
    Jeruk Kingkit
    Triphasia trifolia
    Suji
    Suji
    Pleomele angustifolia
    Mengkudu
    Mengkudu
    Morinda citrifolia
    Nusa 
Indah
    Nusa Indah
    Mussaenda philippica
    Kopi
    Kopi
    Coffea arabica
    Sarang 
Semut
    Sarang Semut
    myrmecodia tuberosa
    Soka
    Soka
    Ixora coccinea
    Apel
    Apel
    Pyrus malus
    Delima
    Delima
    Punica granatum
    Cantik 
Manis
    Cantik Manis
    Portulaca grandiflora
    Gelang
    Gelang
    Portulaca oleracea
    Poslen
    Poslen
    Talinum triangulare
    Eceng 
Padi
    Eceng Padi
    Monochoria vaginalis
    Paku 
Tanduk Rusa
    Paku Tanduk Rusa
    Platycerium bifurcatum
    Paku 
Sisik Naga
    Paku Sisik Naga
    Drymoglossum piloselloides
    Mengkrengan
    Mengkrengan
    Polygonum barbatum
    Tebu
    Tebu
    Saccharum officinarum
    Kaso
    Kaso
    Saccharum spontaneum
    Ilalang
    Ilalang
    Imperata cylindrica
    Daun 
Encok
    Daun Encok
    Plumbago zeylanica
    Daun 
Sendok
    Daun Sendok
    Plantago major
    Daun 
Wati
    Daun Wati
    Piper methysticum
    Suruhan
    Suruhan
    Peperomia pellucida
    Sirih
    Sirih
    Piper betle
    Lada
    Lada
    Piper nigrum
    Cabe 
Jawa
    Cabe Jawa
    Piper retrofractum
    Pinus
    Pinus
    Pinus merkusii
    Wijen
    Wijen
    Sesamum indicum
    Rambusa
    Rambusa
    Passiflora foetida
    Markisah 
Besar
    Markisah Besar
    Passiflora quadrangularis
    Pandan 
Wangi
    Pandan Wangi
    Pandanus amaryllifolius
    Pandan 
Besar
    Pandan Besar
    Pandanus tectorius
    Belimbing
 Tanah
    Belimbing Tanah
    Oxalis barrelieri
    Belimbing
 Wuluh
    Belimbing Wuluh
    Averrhoa bilimbi
    Belimbing
 Manis
    Belimbing Manis
    Averrhoa carambola
    Melati
    Melati
    Jasminum sambac
    Teratai 
Putih
    Teratai Putih
    Nymphaea alba
    Teratai
    Teratai
    Nymphaea nouchali
    Bunga 
Pukul Empat
    Bunga Pukul Empat
    Mirabilis jalapa
    Bugenvil
    Bugenvil
    Bougainvillea glabra
    Jambu 
Batu
    Jambu Batu
    Psidium guajava
    Jambu 
Air
    Jambu Air
    Eugenia aquea
    Cengkeh
    Cengkeh
    Syzygium aromaticum
    Dewandaru
    Dewandaru
    Eugenia uniflora
    Pala
    Pala
    Myristica fragrans



     

    Entri Populer