Berawal dari sebuah rumah yang sederhana dan keluarga yang sederhana,empat bersaudara,dua laki-laki dan dua perempuan, seorang ayah yang menjadi panutan rumah tangga adalah berkerja jadi guru disebuah sekolah swasta yang berada dipulau Sumatra daerah terpencil yaitu kota subulussalam-nanggroe aceh Darussalam.
Seorang ayah yang bergitu sabar namun dia keras,disegani oleh murid-murid yang ada disekolah.baik apa bila kita baik sama dia, ibu yang orangnya baik,tapi jangan sekali-sekali disakiti hatinya ibu yang berkerja di kantin sekolah yang dimana tempat ayah yang sedang mengajar, uang dari hasil jualan dikantin sekolah digunakan belanja untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, tidak mengharapkan dari gaji ayah, karena gaji dari ayah digunakan untuk membayar utang-utang yang ada.
Seorang ayah yang kini mengambil uang bank untuk membeli tanah dan ditanami kelapa sawit untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga juga serta agar dapat mengsekolahkan anak-anaknya. Anak pertama perempuan mulai dari smp sudah meratau dimedan untuk menuntut ilmu samapai perguruan tinggi dan kini sedang menyambung s1.anak yang kedua kini merantau juga di jawa tengah (magelang) untuk menuntut ilmu didaerah yang belum sama sekali dia pikirkan untuk berada sejauh itu,yang belum pernah jauh dari orang tua,k’ dan adeknya sama sekali belum tau didaerah itu seperti apa dan tiada saudara,paman,dll iya belajar untuk hidup sendiri jauh dari orang tua,jauh dari orang-orang yang iya cintai selama ini, selama ini yang iya tau membantu ibu jualan dikantin,bekerja dikebun mulai dari pulang sekolah sampai malam. Adek laki-laki yang kini sedang menuntut ilmu disebuah sekolah sma swasta yang masih daerah tempat tinggal yang iya rencanakan untuk merantau juga jauh dari orang tua hidup untuk sendiri-sendiri,mengambil pengalaman hidup, adek perempuan yang kini masihlah sekolah sd anak yang peling terakhir yang disayangi oleh orang tua..
kini ibu sekarang berjualan dibantu adek laki-laki,yang dulunya k’ perempuan dan anak kedua membatu orang tua untuk berjualan dikantin mulai sejak dari sd,setelah k’ perempuan merantau anak kedua dan adek laki-laki yang membatu
kini ibu sekarang berjualan dibantu adek laki-laki,yang dulunya k’ perempuan dan anak kedua membatu orang tua untuk berjualan dikantin mulai sejak dari sd,setelah k’ perempuan merantau anak kedua dan adek laki-laki yang membatu














Tidak ada komentar:
Posting Komentar